DAKWAH APOLOGET ISLAM

AMAR MA'RUF NAHI MUNGKAR

Sabtu, 15 Maret 2025

KATA SYAITHON DALAM AL-QUR'AN

KATA-KATA SYAITHON DALAM AL-QUR'AN
Dalam Al-Qur'an kata syaithan disebut sebanyak: 88 kali dalam 36 surat
QS. Al-Baqarah [2] : 36
فَأَزَلَّهُمَا ٱلشَّيْطَٰنُ عَنْهَا فَأَخْرَجَهُمَا مِمَّا كَانَا فِيهِ ۖ وَقُلْنَا ٱهْبِطُوا۟ بَعْضُكُمْ لِبَعْضٍ عَدُوٌّ ۖ وَلَكُمْ فِى ٱلْأَرْضِ مُسْتَقَرٌّ وَمَتَٰعٌ إِلَىٰ حِينٍ
Lalu keduanya digelincirkan oleh syaitan dari surga itu dan dikeluarkan dari keadaan semula dan Kami berfirman: "Turunlah kamu! sebagian kamu menjadi musuh bagi yang lain, dan bagi kamu ada tempat kediaman di bumi, dan kesenangan hidup sampai waktu yang ditentukan".
QS. Al-Baqarah [2] : 168
يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ كُلُوا۟ مِمَّا فِى ٱلْأَرْضِ حَلَٰلًا طَيِّبًا وَلَا تَتَّبِعُوا۟ خُطُوَٰتِ ٱلشَّيْطَٰنِ ۚ إِنَّهُۥ لَكُمْ عَدُوٌّ مُّبِينٌ
Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan; karena sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu.
QS. Al-Baqarah [2] : 208
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱدْخُلُوا۟ فِى ٱلسِّلْمِ كَآفَّةً وَلَا تَتَّبِعُوا۟ خُطُوَٰتِ ٱلشَّيْطَٰنِ ۚ إِنَّهُۥ لَكُمْ عَدُوٌّ مُّبِينٌ
Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam keseluruhan, dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu.
QS. Al-Baqarah [2] : 268
ٱلشَّيْطَٰنُ يَعِدُكُمُ ٱلْفَقْرَ وَيَأْمُرُكُم بِٱلْفَحْشَآءِ ۖ وَٱللَّهُ يَعِدُكُم مَّغْفِرَةً مِّنْهُ وَفَضْلًا ۗ وَٱللَّهُ وَٰسِعٌ عَلِيمٌ
Syaitan menjanjikan (menakut-nakuti) kamu dengan kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat kejahatan (kikir); sedang Allah menjadikan untukmu ampunan daripada-Nya dan karunia. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengatahui.
QS. Al-Baqarah [2] : 275
ٱلَّذِينَ يَأْكُلُونَ ٱلرِّبَوٰا۟ لَا يَقُومُونَ إِلَّا كَمَا يَقُومُ ٱلَّذِى يَتَخَبَّطُهُ ٱلشَّيْطَٰنُ مِنَ ٱلْمَسِّ ۚ ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمْ قَالُوٓا۟ إِنَّمَا ٱلْبَيْعُ مِثْلُ ٱلرِّبَوٰا۟ ۗ وَأَحَلَّ ٱللَّهُ ٱلْبَيْعَ وَحَرَّمَ ٱلرِّبَوٰا۟ ۚ فَمَن جَآءَهُۥ مَوْعِظَةٌ مِّن رَّبِّهِۦ فَٱنتَهَىٰ فَلَهُۥ مَا سَلَفَ وَأَمْرُهُۥٓ إِلَى ٱللَّهِ ۖ وَمَنْ عَادَ فَأُو۟لَٰٓئِكَ أَصْحَٰبُ ٱلنَّارِ ۖ هُمْ فِيهَا خَٰلِدُونَ
Orang-orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan syaitan lantaran (tekanan) penyakit gila. Keadaan mereka yang demikian itu, adalah disebabkan mereka berkata (berpendapat), sesungguhnya jual beli itu sama dengan riba, padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. Orang-orang yang telah sampai kepadanya larangan dari Tuhannya, lalu terus berhenti (dari mengambil riba), maka baginya apa yang telah diambilnya dahulu (sebelum datang larangan); dan urusannya (terserah) kepada Allah. Orang yang kembali (mengambil riba), maka orang itu adalah penghuni-penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.
QS. 'Ali `Imran [3] : 36
فَلَمَّا وَضَعَتْهَا قَالَتْ رَبِّ إِنِّى وَضَعْتُهَآ أُنثَىٰ وَٱللَّهُ أَعْلَمُ بِمَا وَضَعَتْ وَلَيْسَ ٱلذَّكَرُ كَٱلْأُنثَىٰ ۖ وَإِنِّى سَمَّيْتُهَا مَرْيَمَ وَإِنِّىٓ أُعِيذُهَا بِكَ وَذُرِّيَّتَهَا مِنَ ٱلشَّيْطَٰنِ ٱلرَّجِيمِ
Maka tatkala isteri 'Imran melahirkan anaknya, diapun berkata: "Ya Tuhanku, sesunguhnya aku melahirkannya seorang anak perempuan; dan Allah lebih mengetahui apa yang dilahirkannya itu; dan anak laki-laki tidaklah seperti anak perempuan. Sesungguhnya aku telah menamai dia Maryam dan aku mohon perlindungan untuknya serta anak-anak keturunannya kepada (pemeliharaan) Engkau daripada syaitan yang terkutuk".
QS. 'Ali `Imran [3] : 155
إِنَّ ٱلَّذِينَ تَوَلَّوْا۟ مِنكُمْ يَوْمَ ٱلْتَقَى ٱلْجَمْعَانِ إِنَّمَا ٱسْتَزَلَّهُمُ ٱلشَّيْطَٰنُ بِبَعْضِ مَا كَسَبُوا۟ ۖ وَلَقَدْ عَفَا ٱللَّهُ عَنْهُمْ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ غَفُورٌ حَلِيمٌ
Sesungguhnya orang-orang yang berpaling di antaramu pada hari bertemu dua pasukan itu, hanya saja mereka digelincirkan oleh syaitan, disebabkan sebagian kesalahan yang telah mereka perbuat (di masa lampau) dan sesungguhnya Allah telah memberi maaf kepada mereka. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyantun.
QS. 'Ali `Imran [3] : 175
إِنَّمَا ذَٰلِكُمُ ٱلشَّيْطَٰنُ يُخَوِّفُ أَوْلِيَآءَهُۥ فَلَا تَخَافُوهُمْ وَخَافُونِ إِن كُنتُم مُّؤْمِنِينَ
Sesungguhnya mereka itu tidak lain hanyalah syaitan yang menakut-nakuti (kamu) dengan kawan-kawannya (orang-orang musyrik Quraisy), karena itu janganlah kamu takut kepada mereka, tetapi takutlah kepada-Ku, jika kamu benar-benar orang yang beriman.
QS. An-Nisa' [4] : 38
وَٱلَّذِينَ يُنفِقُونَ أَمْوَٰلَهُمْ رِئَآءَ ٱلنَّاسِ وَلَا يُؤْمِنُونَ بِٱللَّهِ وَلَا بِٱلْيَوْمِ ٱلْءَاخِرِ ۗ وَمَن يَكُنِ ٱلشَّيْطَٰنُ لَهُۥ قَرِينًا فَسَآءَ قَرِينًا
Dan (juga) orang-orang yang menafkahkan harta-harta mereka karena riya kepada manusia, dan orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan kepada hari kemudian. Barangsiapa yang mengambil syaitan itu menjadi temannya, maka syaitan itu adalah teman yang seburuk-buruknya.
QS. An-Nisa' [4] : 60
أَلَمْ تَرَ إِلَى ٱلَّذِينَ يَزْعُمُونَ أَنَّهُمْ ءَامَنُوا۟ بِمَآ أُنزِلَ إِلَيْكَ وَمَآ أُنزِلَ مِن قَبْلِكَ يُرِيدُونَ أَن يَتَحَاكَمُوٓا۟ إِلَى ٱلطَّٰغُوتِ وَقَدْ أُمِرُوٓا۟ أَن يَكْفُرُوا۟ بِهِۦ وَيُرِيدُ ٱلشَّيْطَٰنُ أَن يُضِلَّهُمْ ضَلَٰلًۢا بَعِيدًا
Apakah kamu tidak memperhatikan orang-orang yang mengaku dirinya telah beriman kepada apa yang diturunkan kepadamu dan kepada apa yang diturunkan sebelum kamu? Mereka hendak berhakim kepada thaghut, padahal mereka telah diperintah mengingkari thaghut itu. Dan syaitan bermaksud menyesatkan mereka (dengan) penyesatan yang sejauh-jauhnya.
QS. An-Nisa' [4] : 76
ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ يُقَٰتِلُونَ فِى سَبِيلِ ٱللَّهِ ۖ وَٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ يُقَٰتِلُونَ فِى سَبِيلِ ٱلطَّٰغُوتِ فَقَٰتِلُوٓا۟ أَوْلِيَآءَ ٱلشَّيْطَٰنِ ۖ إِنَّ كَيْدَ ٱلشَّيْطَٰنِ كَانَ ضَعِيفًا
Orang-orang yang beriman berperang di jalan Allah, dan orang-orang yang kafir berperang di jalan thaghut, sebab itu perangilah kawan-kawan syaitan itu, karena sesungguhnya tipu daya syaitan itu adalah lemah.
QS. An-Nisa' [4] : 83
وَإِذَا جَآءَهُمْ أَمْرٌ مِّنَ ٱلْأَمْنِ أَوِ ٱلْخَوْفِ أَذَاعُوا۟ بِهِۦ ۖ وَلَوْ رَدُّوهُ إِلَى ٱلرَّسُولِ وَإِلَىٰٓ أُو۟لِى ٱلْأَمْرِ مِنْهُمْ لَعَلِمَهُ ٱلَّذِينَ يَسْتَنۢبِطُونَهُۥ مِنْهُمْ ۗ وَلَوْلَا فَضْلُ ٱللَّهِ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَتُهُۥ لَٱتَّبَعْتُمُ ٱلشَّيْطَٰنَ إِلَّا قَلِيلًا
Dan apabila datang kepada mereka suatu berita tentang keamanan ataupun ketakutan, mereka lalu menyiarkannya. Dan kalau mereka menyerahkannya kepada Rasul dan Ulil Amri di antara mereka, tentulah orang-orang yang ingin mengetahui kebenarannya (akan dapat) mengetahuinya dari mereka (Rasul dan Ulil Amri). Kalau tidaklah karena karunia dan rahmat Allah kepada kamu, tentulah kamu mengikut syaitan, kecuali sebahagian kecil saja (di antaramu).
QS. An-Nisa' [4] : 119
وَلَأُضِلَّنَّهُمْ وَلَأُمَنِّيَنَّهُمْ وَلَءَامُرَنَّهُمْ فَلَيُبَتِّكُنَّ ءَاذَانَ ٱلْأَنْعَٰمِ وَلَءَامُرَنَّهُمْ فَلَيُغَيِّرُنَّ خَلْقَ ٱللَّهِ ۚ وَمَن يَتَّخِذِ ٱلشَّيْطَٰنَ وَلِيًّا مِّن دُونِ ٱللَّهِ فَقَدْ خَسِرَ خُسْرَانًا مُّبِينًا
dan aku benar-benar akan menyesatkan mereka, dan akan membangkitkan angan-angan kosong pada mereka dan menyuruh mereka (memotong telinga-telinga binatang ternak), lalu mereka benar-benar memotongnya, dan akan aku suruh mereka (mengubah ciptaan Allah), lalu benar-benar mereka meubahnya". Barangsiapa yang menjadikan syaitan menjadi pelindung selain Allah, maka sesungguhnya ia menderita kerugian yang nyata.
QS. An-Nisa' [4] : 120
يَعِدُهُمْ وَيُمَنِّيهِمْ ۖ وَمَا يَعِدُهُمُ ٱلشَّيْطَٰنُ إِلَّا غُرُورًا
Syaitan itu memberikan janji-janji kepada mereka dan membangkitkan angan-angan kosong pada mereka, padahal syaitan itu tidak menjanjikan kepada mereka selain dari tipuan belaka.
QS. Al-Ma'idah [5] : 90
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ إِنَّمَا ٱلْخَمْرُ وَٱلْمَيْسِرُ وَٱلْأَنصَابُ وَٱلْأَزْلَٰمُ رِجْسٌ مِّنْ عَمَلِ ٱلشَّيْطَٰنِ فَٱجْتَنِبُوهُ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ
Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan.
QS. Al-Ma'idah [5] : 91
إِنَّمَا يُرِيدُ ٱلشَّيْطَٰنُ أَن يُوقِعَ بَيْنَكُمُ ٱلْعَدَٰوَةَ وَٱلْبَغْضَآءَ فِى ٱلْخَمْرِ وَٱلْمَيْسِرِ وَيَصُدَّكُمْ عَن ذِكْرِ ٱللَّهِ وَعَنِ ٱلصَّلَوٰةِ ۖ فَهَلْ أَنتُم مُّنتَهُونَ
Sesungguhnya syaitan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu lantaran (meminum) khamar dan berjudi itu, dan menghalangi kamu dari mengingat Allah dan sembahyang; maka berhentilah kamu (dari mengerjakan pekerjaan itu).
QS. Al-'An`am [6] : 43
فَلَوْلَآ إِذْ جَآءَهُم بَأْسُنَا تَضَرَّعُوا۟ وَلَٰكِن قَسَتْ قُلُوبُهُمْ وَزَيَّنَ لَهُمُ ٱلشَّيْطَٰنُ مَا كَانُوا۟ يَعْمَلُونَ
Maka mengapa mereka tidak memohon (kepada Allah) dengan tunduk merendahkan diri ketika datang siksaan Kami kepada mereka, bahkan hati mereka telah menjadi keras, dan syaitanpun menampakkan kepada mereka kebagusan apa yang selalu mereka kerjakan.
QS. Al-'An`am [6] : 68
وَإِذَا رَأَيْتَ ٱلَّذِينَ يَخُوضُونَ فِىٓ ءَايَٰتِنَا فَأَعْرِضْ عَنْهُمْ حَتَّىٰ يَخُوضُوا۟ فِى حَدِيثٍ غَيْرِهِۦ ۚ وَإِمَّا يُنسِيَنَّكَ ٱلشَّيْطَٰنُ فَلَا تَقْعُدْ بَعْدَ ٱلذِّكْرَىٰ مَعَ ٱلْقَوْمِ ٱلظَّٰلِمِينَ
Dan apabila kamu melihat orang-orang memperolok-olokkan ayat-ayat Kami, maka tinggalkanlah mereka sehingga mereka membicarakan pembicaraan yang lain. Dan jika syaitan menjadikan kamu lupa (akan larangan ini), maka janganlah kamu duduk bersama orang-orang yang zalim itu sesudah teringat (akan larangan itu).
QS. Al-'An`am [6] : 142
وَمِنَ ٱلْأَنْعَٰمِ حَمُولَةً وَفَرْشًا ۚ كُلُوا۟ مِمَّا رَزَقَكُمُ ٱللَّهُ وَلَا تَتَّبِعُوا۟ خُطُوَٰتِ ٱلشَّيْطَٰنِ ۚ إِنَّهُۥ لَكُمْ عَدُوٌّ مُّبِينٌ
Dan di antara hewan ternak itu ada yang dijadikan untuk pengangkutan dan ada yang untuk disembelih. Makanlah dari rezeki yang telah diberikan Allah kepadamu, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu.
QS. Al-'A`raf [7] : 20
فَوَسْوَسَ لَهُمَا ٱلشَّيْطَٰنُ لِيُبْدِىَ لَهُمَا مَا وُۥرِىَ عَنْهُمَا مِن سَوْءَٰتِهِمَا وَقَالَ مَا نَهَىٰكُمَا رَبُّكُمَا عَنْ هَٰذِهِ ٱلشَّجَرَةِ إِلَّآ أَن تَكُونَا مَلَكَيْنِ أَوْ تَكُونَا مِنَ ٱلْخَٰلِدِينَ
Maka syaitan membisikkan pikiran jahat kepada keduanya untuk menampakkan kepada keduanya apa yang tertutup dari mereka yaitu auratnya dan syaitan berkata: "Tuhan kamu tidak melarangmu dan mendekati pohon ini, melainkan supaya kamu berdua tidak menjadi malaikat atau tidak menjadi orang-orang yang kekal (dalam surga)".
QS. Al-'A`raf [7] : 22
فَدَلَّىٰهُمَا بِغُرُورٍ ۚ فَلَمَّا ذَاقَا ٱلشَّجَرَةَ بَدَتْ لَهُمَا سَوْءَٰتُهُمَا وَطَفِقَا يَخْصِفَانِ عَلَيْهِمَا مِن وَرَقِ ٱلْجَنَّةِ ۖ وَنَادَىٰهُمَا رَبُّهُمَآ أَلَمْ أَنْهَكُمَا عَن تِلْكُمَا ٱلشَّجَرَةِ وَأَقُل لَّكُمَآ إِنَّ ٱلشَّيْطَٰنَ لَكُمَا عَدُوٌّ مُّبِينٌ
maka syaitan membujuk keduanya (untuk memakan buah itu) dengan tipu daya. Tatkala keduanya telah merasai buah kayu itu, nampaklah bagi keduanya aurat-auratnya, dan mulailah keduanya menutupinya dengan daun-daun surga. Kemudian Tuhan mereka menyeru mereka: "Bukankah Aku telah melarang kamu berdua dari pohon kayu itu dan Aku katakan kepadamu: "Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagi kamu berdua?"
QS. Al-'A`raf [7] : 27
يَٰبَنِىٓ ءَادَمَ لَا يَفْتِنَنَّكُمُ ٱلشَّيْطَٰنُ كَمَآ أَخْرَجَ أَبَوَيْكُم مِّنَ ٱلْجَنَّةِ يَنزِعُ عَنْهُمَا لِبَاسَهُمَا لِيُرِيَهُمَا سَوْءَٰتِهِمَآ ۗ إِنَّهُۥ يَرَىٰكُمْ هُوَ وَقَبِيلُهُۥ مِنْ حَيْثُ لَا تَرَوْنَهُمْ ۗ إِنَّا جَعَلْنَا ٱلشَّيَٰطِينَ أَوْلِيَآءَ لِلَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ
Hai anak Adam, janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu oleh syaitan sebagaimana ia telah mengeluarkan kedua ibu bapamu dari surga, ia menanggalkan dari keduanya pakaiannya untuk memperlihatkan kepada keduanya auratnya. Sesungguhnya ia dan pengikut-pengikutnya melihat kamu dan suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka. Sesungguhnya Kami telah menjadikan syaitan-syaitan itu pemimpin-pemimpim bagi orang-orang yang tidak beriman.
QS. Al-'A`raf [7] : 175
وَٱتْلُ عَلَيْهِمْ نَبَأَ ٱلَّذِىٓ ءَاتَيْنَٰهُ ءَايَٰتِنَا فَٱنسَلَخَ مِنْهَا فَأَتْبَعَهُ ٱلشَّيْطَٰنُ فَكَانَ مِنَ ٱلْغَاوِينَ
Dan bacakanlah kepada mereka berita orang yang telah Kami berikan kepadanya ayat-ayat Kami (pengetahuan tentang isi Al Kitab), kemudian dia melepaskan diri dari pada ayat-ayat itu, lalu dia diikuti oleh syaitan (sampai dia tergoda), maka jadilah dia termasuk orang-orang yang sesat.
QS. Al-'A`raf [7] : 200
وَإِمَّا يَنزَغَنَّكَ مِنَ ٱلشَّيْطَٰنِ نَزْغٌ فَٱسْتَعِذْ بِٱللَّهِ ۚ إِنَّهُۥ سَمِيعٌ عَلِيمٌ
Dan jika kamu ditimpa sesuatu godaan syaitan maka berlindunglah kepada Allah
QS. Al-'A`raf [7] : 201
إِنَّ ٱلَّذِينَ ٱتَّقَوْا۟ إِذَا مَسَّهُمْ طَٰٓئِفٌ مِّنَ ٱلشَّيْطَٰنِ تَذَكَّرُوا۟ فَإِذَا هُم مُّبْصِرُونَ
Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa bila mereka ditimpa was-was dari syaitan, mereka ingat kepada Allah, maka ketika itu juga mereka melihat kesalahan-kesalahannya.
QS. Al-'Anfal [8] : 11
إِذْ يُغَشِّيكُمُ ٱلنُّعَاسَ أَمَنَةً مِّنْهُ وَيُنَزِّلُ عَلَيْكُم مِّنَ ٱلسَّمَآءِ مَآءً لِّيُطَهِّرَكُم بِهِۦ وَيُذْهِبَ عَنكُمْ رِجْزَ ٱلشَّيْطَٰنِ وَلِيَرْبِطَ عَلَىٰ قُلُوبِكُمْ وَيُثَبِّتَ بِهِ ٱلْأَقْدَامَ
(Ingatlah), ketika Allah menjadikan kamu mengantuk sebagai suatu penenteraman daripada-Nya, dan Allah menurunkan kepadamu hujan dari langit untuk mensucikan kamu dengan hujan itu dan menghilangkan dari kamu gangguan-gangguan syaitan dan untuk menguatkan hatimu dan mesmperteguh dengannya telapak kaki(mu).
QS. Al-'Anfal [8] : 48
وَإِذْ زَيَّنَ لَهُمُ ٱلشَّيْطَٰنُ أَعْمَٰلَهُمْ وَقَالَ لَا غَالِبَ لَكُمُ ٱلْيَوْمَ مِنَ ٱلنَّاسِ وَإِنِّى جَارٌ لَّكُمْ ۖ فَلَمَّا تَرَآءَتِ ٱلْفِئَتَانِ نَكَصَ عَلَىٰ عَقِبَيْهِ وَقَالَ إِنِّى بَرِىٓءٌ مِّنكُمْ إِنِّىٓ أَرَىٰ مَا لَا تَرَوْنَ إِنِّىٓ أَخَافُ ٱللَّهَ ۚ وَٱللَّهُ شَدِيدُ ٱلْعِقَابِ
Dan ketika syaitan menjadikan mereka memandang baik pekerjaan mereka dan mengatakan: "Tidak ada seorang manusiapun yang dapat menang terhadapmu pada hari ini, dan sesungguhnya saya ini adalah pelindungmu". Maka tatkala kedua pasukan itu telah dapat saling lihat melihat (berhadapan), syaitan itu balik ke belakang seraya berkata: "Sesungguhnya saya berlepas diri daripada kamu, sesungguhnya saya dapat melihat apa yang kamu sekalian tidak dapat melihat; sesungguhnya saya takut kepada Allah". Dan Allah sangat keras siksa-Nya.
QS. Yusuf [12] : 5
قَالَ يَٰبُنَىَّ لَا تَقْصُصْ رُءْيَاكَ عَلَىٰٓ إِخْوَتِكَ فَيَكِيدُوا۟ لَكَ كَيْدًا ۖ إِنَّ ٱلشَّيْطَٰنَ لِلْإِنسَٰنِ عَدُوٌّ مُّبِينٌ
Ayahnya berkata: "Hai anakku, janganlah kamu ceritakan mimpimu itu kepada saudara-saudaramu, maka mereka membuat makar (untuk membinasakan)mu. Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagi manusia".
QS. Yusuf [12] : 42
وَقَالَ لِلَّذِى ظَنَّ أَنَّهُۥ نَاجٍ مِّنْهُمَا ٱذْكُرْنِى عِندَ رَبِّكَ فَأَنسَىٰهُ ٱلشَّيْطَٰنُ ذِكْرَ رَبِّهِۦ فَلَبِثَ فِى ٱلسِّجْنِ بِضْعَ سِنِينَ
Dan Yusuf berkata kepada orang yang diketahuinya akan selamat diantara mereka berdua: "Terangkanlah keadaanku kepada tuanmu". Maka syaitan menjadikan dia lupa menerangkan (keadaan Yusuf) kepada tuannya. Karena itu tetaplah dia (Yusuf) dalam penjara beberapa tahun lamanya.
QS. Yusuf [12] : 100
وَرَفَعَ أَبَوَيْهِ عَلَى ٱلْعَرْشِ وَخَرُّوا۟ لَهُۥ سُجَّدًا ۖ وَقَالَ يَٰٓأَبَتِ هَٰذَا تَأْوِيلُ رُءْيَٰىَ مِن قَبْلُ قَدْ جَعَلَهَا رَبِّى حَقًّا ۖ وَقَدْ أَحْسَنَ بِىٓ إِذْ أَخْرَجَنِى مِنَ ٱلسِّجْنِ وَجَآءَ بِكُم مِّنَ ٱلْبَدْوِ مِنۢ بَعْدِ أَن نَّزَغَ ٱلشَّيْطَٰنُ بَيْنِى وَبَيْنَ إِخْوَتِىٓ ۚ إِنَّ رَبِّى لَطِيفٌ لِّمَا يَشَآءُ ۚ إِنَّهُۥ هُوَ ٱلْعَلِيمُ ٱلْحَكِيمُ
Dan ia menaikkan kedua ibu-bapanya ke atas singgasana. Dan mereka (semuanya) merebahkan diri seraya sujud kepada Yusuf. Dan berkata Yusuf: "Wahai ayahku inilah ta'bir mimpiku yang dahulu itu; sesungguhnya Tuhanku telah menjadikannya suatu kenyataan. Dan sesungguhnya Tuhanku telah berbuat baik kepadaku, ketika Dia membebaskan aku dari rumah penjara dan ketika membawa kamu dari dusun padang pasir, setelah syaitan merusakkan (hubungan) antaraku dan saudara-saudaraku. Sesungguhnya Tuhanku Maha Lembut terhadap apa yang Dia kehendaki. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.
QS. 'Ibrahim [14] : 22
وَقَالَ ٱلشَّيْطَٰنُ لَمَّا قُضِىَ ٱلْأَمْرُ إِنَّ ٱللَّهَ وَعَدَكُمْ وَعْدَ ٱلْحَقِّ وَوَعَدتُّكُمْ فَأَخْلَفْتُكُمْ ۖ وَمَا كَانَ لِىَ عَلَيْكُم مِّن سُلْطَٰنٍ إِلَّآ أَن دَعَوْتُكُمْ فَٱسْتَجَبْتُمْ لِى ۖ فَلَا تَلُومُونِى وَلُومُوٓا۟ أَنفُسَكُم ۖ مَّآ أَنَا۠ بِمُصْرِخِكُمْ وَمَآ أَنتُم بِمُصْرِخِىَّ ۖ إِنِّى كَفَرْتُ بِمَآ أَشْرَكْتُمُونِ مِن قَبْلُ ۗ إِنَّ ٱلظَّٰلِمِينَ لَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ
Dan berkatalah syaitan tatkala perkara (hisab) telah diselesaikan: "Sesungguhnya Allah telah menjanjikan kepadamu janji yang benar, dan akupun telah menjanjikan kepadamu tetapi aku menyalahinya. Sekali-kali tidak ada kekuasaan bagiku terhadapmu, melainkan (sekedar) aku menyeru kamu lalu kamu mematuhi seruanku, oleh sebab itu janganlah kamu mencerca aku akan tetapi cercalah dirimu sendiri. Aku sekali-kali tidak dapat menolongmu dan kamupun sekali-kali tidak dapat menolongku. Sesungguhnya aku tidak membenarkan perbuatanmu mempersekutukan aku (dengan Allah) sejak dahulu". Sesungguhnya orang-orang yang zalim itu mendapat siksaan yang pedih.
QS. An-Nahl [16] : 63
تَٱللَّهِ لَقَدْ أَرْسَلْنَآ إِلَىٰٓ أُمَمٍ مِّن قَبْلِكَ فَزَيَّنَ لَهُمُ ٱلشَّيْطَٰنُ أَعْمَٰلَهُمْ فَهُوَ وَلِيُّهُمُ ٱلْيَوْمَ وَلَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ
Demi Allah, sesungguhnya Kami telah mengutus rasul-rasul Kami kepada umat-umat sebelum kamu, tetapi syaitan menjadikan umat-umat itu memandang baik perbuatan mereka (yang buruk), maka syaitan menjadi pemimpin mereka di hari itu dan bagi mereka azab yang sangat pedih.
QS. An-Nahl [16] : 98
فَإِذَا قَرَأْتَ ٱلْقُرْءَانَ فَٱسْتَعِذْ بِٱللَّهِ مِنَ ٱلشَّيْطَٰنِ ٱلرَّجِيمِ
Apabila kamu membaca Al Quran hendaklah kamu meminta perlindungan kepada Allah dari syaitan yang terkutuk.
QS. Al-'Isra' [17] : 27
إِنَّ ٱلْمُبَذِّرِينَ كَانُوٓا۟ إِخْوَٰنَ ٱلشَّيَٰطِينِ ۖ وَكَانَ ٱلشَّيْطَٰنُ لِرَبِّهِۦ كَفُورًا
Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan dan syaitan itu adalah sangat ingkar kepada Tuhannya.
QS. Al-'Isra' [17] : 53
وَقُل لِّعِبَادِى يَقُولُوا۟ ٱلَّتِى هِىَ أَحْسَنُ ۚ إِنَّ ٱلشَّيْطَٰنَ يَنزَغُ بَيْنَهُمْ ۚ إِنَّ ٱلشَّيْطَٰنَ كَانَ لِلْإِنسَٰنِ عَدُوًّا مُّبِينًا
Dan katakanlah kepada hamha-hamba-Ku: "Hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang lebih baik (benar). Sesungguhnya syaitan itu menimbulkan perselisihan di antara mereka. Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagi manusia.
QS. Al-'Isra' [17] : 64
وَٱسْتَفْزِزْ مَنِ ٱسْتَطَعْتَ مِنْهُم بِصَوْتِكَ وَأَجْلِبْ عَلَيْهِم بِخَيْلِكَ وَرَجِلِكَ وَشَارِكْهُمْ فِى ٱلْأَمْوَٰلِ وَٱلْأَوْلَٰدِ وَعِدْهُمْ ۚ وَمَا يَعِدُهُمُ ٱلشَّيْطَٰنُ إِلَّا غُرُورًا
Dan hasunglah siapa yang kamu sanggupi di antara mereka dengan ajakanmu, dan kerahkanlah terhadap mereka pasukan berkuda dan pasukanmu yang berjalan kaki dan berserikatlah dengan mereka pada harta dan anak-anak dan beri janjilah mereka. Dan tidak ada yang dijanjikan oleh syaitan kepada mereka melainkan tipuan belaka.
QS. Al-Kahf [18] : 63
قَالَ أَرَءَيْتَ إِذْ أَوَيْنَآ إِلَى ٱلصَّخْرَةِ فَإِنِّى نَسِيتُ ٱلْحُوتَ وَمَآ أَنسَىٰنِيهُ إِلَّا ٱلشَّيْطَٰنُ أَنْ أَذْكُرَهُۥ ۚ وَٱتَّخَذَ سَبِيلَهُۥ فِى ٱلْبَحْرِ عَجَبًا
Muridnya menjawab: "Tahukah kamu tatkala kita mencari tempat berlindung di batu tadi, maka sesungguhnya aku lupa (menceritakan tentang) ikan itu dan tidak adalah yang melupakan aku untuk menceritakannya kecuali syaitan dan ikan itu mengambil jalannya ke laut dengan cara yang aneh sekali".
QS. Maryam [19] : 44
يَٰٓأَبَتِ لَا تَعْبُدِ ٱلشَّيْطَٰنَ ۖ إِنَّ ٱلشَّيْطَٰنَ كَانَ لِلرَّحْمَٰنِ عَصِيًّا
Wahai bapakku, janganlah kamu menyembah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu durhaka kepada Tuhan Yang Maha Pemurah.
QS. Taha [20] : 120
فَوَسْوَسَ إِلَيْهِ ٱلشَّيْطَٰنُ قَالَ يَٰٓـَٔادَمُ هَلْ أَدُلُّكَ عَلَىٰ شَجَرَةِ ٱلْخُلْدِ وَمُلْكٍ لَّا يَبْلَىٰ
Kemudian syaitan membisikkan pikiran jahat kepadanya, dengan berkata: "Hai Adam, maukah saya tunjukkan kepada kamu pohon khuldi dan kerajaan yang tidak akan binasa?"
QS. Al-Haj [22] : 52
وَمَآ أَرْسَلْنَا مِن قَبْلِكَ مِن رَّسُولٍ وَلَا نَبِىٍّ إِلَّآ إِذَا تَمَنَّىٰٓ أَلْقَى ٱلشَّيْطَٰنُ فِىٓ أُمْنِيَّتِهِۦ فَيَنسَخُ ٱللَّهُ مَا يُلْقِى ٱلشَّيْطَٰنُ ثُمَّ يُحْكِمُ ٱللَّهُ ءَايَٰتِهِۦ ۗ وَٱللَّهُ عَلِيمٌ حَكِيمٌ
Dan Kami tidak mengutus sebelum kamu seorang rasulpun dan tidak (pula) seorang nabi, melainkan apabila ia mempunyai sesuatu keinginan, syaitanpun memasukkan godaan-godaan terhadap keinginan itu, Allah menghilangkan apa yang dimasukkan oleh syaitan itu, dan Allah menguatkan ayat-ayat-Nya. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana,
QS. Al-Haj [22] : 53
لِّيَجْعَلَ مَا يُلْقِى ٱلشَّيْطَٰنُ فِتْنَةً لِّلَّذِينَ فِى قُلُوبِهِم مَّرَضٌ وَٱلْقَاسِيَةِ قُلُوبُهُمْ ۗ وَإِنَّ ٱلظَّٰلِمِينَ لَفِى شِقَاقٍۭ بَعِيدٍ
agar Dia menjadikan apa yang dimasukkan oleh syaitan itu, sebagai cobaan bagi orang-orang yang di dalam hatinya ada penyakit dan yang kasar hatinya. Dan sesungguhnya orang-orang yang zalim itu, benar-benar dalam permusuhan yang sangat,
QS. An-Nur [24] : 21
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ لَا تَتَّبِعُوا۟ خُطُوَٰتِ ٱلشَّيْطَٰنِ ۚ وَمَن يَتَّبِعْ خُطُوَٰتِ ٱلشَّيْطَٰنِ فَإِنَّهُۥ يَأْمُرُ بِٱلْفَحْشَآءِ وَٱلْمُنكَرِ ۚ وَلَوْلَا فَضْلُ ٱللَّهِ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَتُهُۥ مَا زَكَىٰ مِنكُم مِّنْ أَحَدٍ أَبَدًا وَلَٰكِنَّ ٱللَّهَ يُزَكِّى مَن يَشَآءُ ۗ وَٱللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan. Barangsiapa yang mengikuti langkah-langkah syaitan, maka sesungguhnya syaitan itu menyuruh mengerjakan perbuatan yang keji dan yang mungkar. Sekiranya tidaklah karena kurnia Allah dan rahmat-Nya kepada kamu sekalian, niscaya tidak seorangpun dari kamu bersih (dari perbuatan-perbuatan keji dan mungkar itu) selama-lamanya, tetapi Allah membersihkan siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
QS. Al-Furqan [25] : 29
لَّقَدْ أَضَلَّنِى عَنِ ٱلذِّكْرِ بَعْدَ إِذْ جَآءَنِى ۗ وَكَانَ ٱلشَّيْطَٰنُ لِلْإِنسَٰنِ خَذُولًا
Sesungguhnya dia telah menyesatkan aku dari Al Quran ketika Al Quran itu telah datang kepadaku. Dan adalah syaitan itu tidak mau menolong manusia.
QS. An-Naml [27] : 24
وَجَدتُّهَا وَقَوْمَهَا يَسْجُدُونَ لِلشَّمْسِ مِن دُونِ ٱللَّهِ وَزَيَّنَ لَهُمُ ٱلشَّيْطَٰنُ أَعْمَٰلَهُمْ فَصَدَّهُمْ عَنِ ٱلسَّبِيلِ فَهُمْ لَا يَهْتَدُونَ
Aku mendapati dia dan kaumnya menyembah matahari, selain Allah; dan syaitan telah menjadikan mereka memandang indah perbuatan-perbuatan mereka lalu menghalangi mereka dari jalan (Allah), sehingga mereka tidak dapat petunjuk,
QS. Al-Qasas [28] : 15
وَدَخَلَ ٱلْمَدِينَةَ عَلَىٰ حِينِ غَفْلَةٍ مِّنْ أَهْلِهَا فَوَجَدَ فِيهَا رَجُلَيْنِ يَقْتَتِلَانِ هَٰذَا مِن شِيعَتِهِۦ وَهَٰذَا مِنْ عَدُوِّهِۦ ۖ فَٱسْتَغَٰثَهُ ٱلَّذِى مِن شِيعَتِهِۦ عَلَى ٱلَّذِى مِنْ عَدُوِّهِۦ فَوَكَزَهُۥ مُوسَىٰ فَقَضَىٰ عَلَيْهِ ۖ قَالَ هَٰذَا مِنْ عَمَلِ ٱلشَّيْطَٰنِ ۖ إِنَّهُۥ عَدُوٌّ مُّضِلٌّ مُّبِينٌ
Dan Musa masuk ke kota (Memphis) ketika penduduknya sedang lengah, maka didapatinya di dalam kota itu dua orang laki-laki yang berkelahi; yang seorang dari golongannya (Bani Israil) dan seorang (lagi) dari musuhnya (kaum Fir'aun). Maka orang yang dari golongannya meminta pertolongan kepadanya, untuk mengalahkan orang yang dari musuhnya lalu Musa meninjunya, dan matilah musuhnya itu. Musa berkata: "Ini adalah perbuatan syaitan sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang menyesatkan lagi nyata (permusuhannya).
QS. Al-`Ankabut [29] : 38
وَعَادًا وَثَمُودَا۟ وَقَد تَّبَيَّنَ لَكُم مِّن مَّسَٰكِنِهِمْ ۖ وَزَيَّنَ لَهُمُ ٱلشَّيْطَٰنُ أَعْمَٰلَهُمْ فَصَدَّهُمْ عَنِ ٱلسَّبِيلِ وَكَانُوا۟ مُسْتَبْصِرِينَ
Dan (juga) kaum 'Aad dan Tsamud, dan sungguh telah nyata bagi kamu (kehancuran mereka) dari (puing-puing) tempat tinggal mereka. Dan syaitan menjadikan mereka memandang baik perbuatan-perbuatan mereka, lalu ia menghalangi mereka dari jalan (Allah), sedangkan mereka adalah orang-orang berpandangan tajam,

Jumat, 14 Maret 2025

Papirus 52: Sebuah Fragmen Injil Yohanes

 Papirus 52: Sebuah Fragmen Injil Yohanes

https://www.bible-researcher.com/papyrus.52.html

Yohanes 18:31-33
18:31 Kata Pilatus kepada mereka: "Ambillah Dia dan hakimilah Dia menurut hukum Tauratmu." Kata orang-orang Yahudi itu: "Kami tidak diperbolehkan membunuh seseorang." 18:32 Demikian hendaknya supaya genaplah firman Yesus, yang dikatakan-Nya untuk menyatakan bagaimana caranya Ia akan mati. u  18:33 Maka kembalilah Pilatus ke dalam gedung pengadilan, v  lalu memanggil Yesus dan bertanya kepada-Nya: "Engkau inikah raja orang Yahudi? w "
18:37 Maka kata Pilatus kepada-Nya: "Jadi Engkau adalah raja?" Jawab Yesus: "Engkau mengatakan, bahwa Aku adalah raja. Untuk itulah Aku lahir dan untuk itulah Aku datang ke dalam dunia ini, supaya Aku memberi kesaksian tentang kebenaran 1 ; a  setiap orang yang berasal dari kebenaran mendengarkan suara-Ku. b " 18:38 Kata Pilatus kepada-Nya: "Apakah kebenaran itu?"

Selasa, 11 Maret 2025

ROH DI CIPTAKAN

Zakharia 12:1

Ucapan ilahi. u  Firman TUHAN tentang Israel: Demikianlah firman TUHAN yang membentangkan langit v  dan yang meletakkan dasar bumi w  dan yang menciptakan roh dalam diri manusia: x 

https://alkitab.sabda.org/passage.php?passage=Za%2012:1-9

https://www.bible.com/id/bible/306/ZEC.12.1.TB

Para ulama bersepakat bahwa roh adalah makhluk atau diciptakan Allah.
Menurut Syekh Abdul Qadir al-Jilani, penciptaan ruh melalui empat tahap:
Ruh diciptakan di alam Lahut.
Diturunkan ke alam Jabarut.
Diturunkan ke alam Malakut.
Diturunkan ke alam al-Mulki.
Kata "roh" dalam Al-Qur'an muncul sebanyak 21 kali

AL-QUR'ANUL KARIM SURAT AL-HIJR(15) AYAT 28-29
وَاِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلٰۤىِٕكَةِ اِنِّيْ خَالِقٌۢ بَشَرًا مِّنْ صَلْصَالٍ مِّنْ حَمَاٍ مَّسْنُوْنٍۚ
Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat, “Sungguh, Aku akan menciptakan seorang manusia dari tanah liat kering dari lumpur hitam yang diberi bentuk.28
فَاِذَا سَوَّيْتُهٗ وَنَفَخْتُ فِيْهِ مِنْ رُّوْحِيْ فَقَعُوْا لَهٗ سٰجِدِيْنَ
Maka apabila Aku telah menyempurnakan (kejadian)nya, dan Aku telah meniupkan roh (ciptaan)-Ku ke dalamnya, maka tunduklah kamu kepadanya dengan bersujud.”29

AL-QUR'ANUL KARIM SURAT AL-A'ROF(7) AYAT 11
وَلَقَدْ خَلَقْنٰكُمْ ثُمَّ صَوَّرْنٰكُمْ ثُمَّ قُلْنَا لِلْمَلٰۤىِٕكَةِ اسْجُدُوْا لِاٰدَمَ فَسَجَدُوْٓا اِلَّآ اِبْلِيْسَۗ لَمْ يَكُنْ مِّنَ السّٰجِدِيْنَ
Dan sungguh, Kami telah menciptakan kamu, kemudian membentuk (tubuh)mu, kemudian Kami berfirman kepada para malaikat, “Bersujudlah kamu kepada Adam,” maka mereka pun sujud kecuali Iblis. Ia (Iblis) tidak termasuk mereka yang bersujud.

AL-QUR'ANUL KARIM SURAT AL-A'ROF(7) AYAT 172
وَاِذْ اَخَذَ رَبُّكَ مِنْۢ بَنِيْٓ اٰدَمَ مِنْ ظُهُوْرِهِمْ ذُرِّيَّتَهُمْ وَاَشْهَدَهُمْ عَلٰٓى اَنْفُسِهِمْۚ اَلَسْتُ بِرَبِّكُمْۗ قَالُوْا بَلٰىۛ شَهِدْنَا ۛاَنْ تَقُوْلُوْا يَوْمَ الْقِيٰمَةِ اِنَّا كُنَّا عَنْ هٰذَا غٰفِلِيْنَۙ
Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu mengeluarkan dari sulbi (tulang belakang) anak cucu Adam keturunan mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap roh mereka (seraya berfirman), “Bukankah Aku ini Tuhanmu?” Mereka menjawab, “Betul (Engkau Tuhan kami), kami bersaksi.” (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari Kiamat kamu tidak mengatakan, “Sesungguhnya ketika itu kami lengah terhadap ini.”

AL-QUR'ANUL KARIM SURAT AL-ISRO(17) AYAT 85
وَيَسْـَٔلُوْنَكَ عَنِ الرُّوْحِۗ قُلِ الرُّوْحُ مِنْ اَمْرِ رَبِّيْ وَمَآ اُوْتِيْتُمْ مِّنَ الْعِلْمِ اِلَّا قَلِيْلًا
Dan mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang ruh. Katakanlah, “Ruh itu termasuk urusan Tuhanku, sedangkan kamu diberi pengetahuan hanya sedikit.”

AL-QUR'ANUL KARIM SURAT AN-NISA(4) AYAT 85
يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ لَا تَغْلُوْا فِيْ دِيْنِكُمْ وَلَا تَقُوْلُوْا عَلَى اللّٰهِ اِلَّا الْحَقَّۗ اِنَّمَا الْمَسِيْحُ عِيْسَى ابْنُ مَرْيَمَ رَسُوْلُ اللّٰهِ وَكَلِمَتُهٗ ۚ اَلْقٰهَآ اِلٰى مَرْيَمَ وَرُوْحٌ مِّنْهُ ۖفَاٰمِنُوْا بِاللّٰهِ وَرُسُلِهٖۗ وَلَا تَقُوْلُوْا ثَلٰثَةٌ ۗاِنْتَهُوْا خَيْرًا لَّكُمْ ۗ اِنَّمَا اللّٰهُ اِلٰهٌ وَّاحِدٌ ۗ سُبْحٰنَهٗٓ اَنْ يَّكُوْنَ لَهٗ وَلَدٌ ۘ لَهٗ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِۗ وَكَفٰى بِاللّٰهِ وَكِيْلًا
Wahai Ahli Kitab! Janganlah kamu melampaui batas dalam agamamu, dan janganlah kamu mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar. Sungguh, Al-Masih Isa putra Maryam itu adalah utusan Allah dan (yang diciptakan dengan) kalimat-Nya yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan (dengan tiupan) roh dari-Nya. Maka berimanlah kepada Allah dan rasul-rasul-Nya dan janganlah kamu mengatakan, “(Tuhan itu) tiga,” berhentilah (dari ucapan itu). (Itu) lebih baik bagimu. Sesungguhnya Allah Tuhan Yang Maha Esa, Mahasuci Dia dari (anggapan) mempunyai anak. Milik-Nyalah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Dan cukuplah Allah sebagai pelindung.

Minggu, 09 Maret 2025

AJARAN LICIK PAULUS

 Filipi 1:18

Tetapi tidak mengapa, sebab bagaimanapun juga, Kristus diberitakan, baik dengan maksud palsu maupun dengan jujur. Tentang hal itu aku bersukacita. Dan aku akan tetap bersukacita,

https://alkitab.sabda.org/verse.php?book=filipi&chapter=1&verse=18

1 Korintus 9:20-21
9:20 Demikianlah bagi orang Yahudi aku menjadi seperti orang Yahudi, supaya aku memenangkan orang-orang Yahudi. d  Bagi orang-orang yang hidup di bawah hukum Taurat aku menjadi seperti orang yang hidup di bawah hukum Taurat, e  sekalipun aku sendiri tidak hidup di bawah hukum Taurat, supaya aku dapat memenangkan mereka yang hidup di bawah hukum Taurat. 9:21 Bagi orang-orang yang tidak hidup di bawah hukum Taurat aku menjadi seperti orang yang tidak hidup di bawah hukum Taurat, f  sekalipun aku tidak hidup di luar hukum Allah, karena aku hidup di bawah hukum Kristus, g  supaya aku dapat memenangkan mereka yang tidak hidup di bawah hukum Taurat.

YESUS DARI FIRMAN YANG KELUAR

 Matius 4:4

Tetapi Yesus menjawab: "Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah. a "

https://alkitab.sabda.org/verse.php?book=mat&chapter=4&verse=4

https://www.bible.com/id/bible/306/MAT.4.4.TB

YESUS UTUSAN

Yohanes 17:3
Inilah hidup yang kekal 1  itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, q  satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus. r 
https://www.bible.com/id/bible/306/JHN.17.3.TB
Yohanes 17:8
Sebab segala firman yang Engkau sampaikan kepada-Ku z  telah Kusampaikan kepada mereka dan mereka telah menerimanya. Mereka tahu benar-benar, bahwa Aku datang dari pada-Mu, a  dan mereka percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku. b 
Yohanes 5:30
Aku tidak dapat berbuat apa-apa a  dari diri-Ku sendiri; Aku menghakimi sesuai dengan apa yang Aku dengar, dan penghakiman-Ku adil, b  sebab Aku tidak menuruti kehendak-Ku sendiri, melainkan kehendak Dia yang mengutus Aku. c
Yohanes 5:36
Tetapi Aku mempunyai suatu kesaksian yang lebih penting dari pada kesaksian Yohanes, j  yaitu segala pekerjaan yang diserahkan Bapa kepada-Ku, supaya Aku melaksanakannya. Pekerjaan itu juga yang Kukerjakan k  sekarang, dan itulah yang memberi kesaksian tentang Aku, bahwa Bapa yang mengutus Aku. l 
Yohanes 6:29
Jawab Yesus kepada mereka: "Inilah pekerjaan yang dikehendaki Allah, yaitu hendaklah kamu percaya z  kepada Dia yang telah diutus a  Allah."
11:41 Maka mereka mengangkat batu itu. Lalu Yesus menengadah ke atas n  dan berkata: "Bapa, o  Aku mengucap syukur kepada-Mu, karena Engkau telah mendengarkan Aku. 11:42 Aku tahu, bahwa Engkau selalu mendengarkan Aku, tetapi oleh karena orang banyak yang berdiri di sini p  mengelilingi Aku, Aku mengatakannya, supaya mereka percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku. q "
Lukas 10:16
Barangsiapa mendengarkan kamu, ia mendengarkan Aku; dan barangsiapa menolak kamu, ia menolak Aku; dan barangsiapa menolak Aku, ia menolak Dia yang mengutus Aku. f "
Markus 9:37
"Barangsiapa menyambut seorang anak seperti ini dalam nama-Ku, ia menyambut Aku. Dan barangsiapa menyambut Aku, bukan Aku yang disambutnya, tetapi Dia yang mengutus Aku. q "
Markus 10:40
Tetapi hal duduk di sebelah kanan-Ku atau di sebelah kiri-Ku, Aku tidak berhak memberikannya. Itu akan diberikan kepada orang-orang bagi siapa itu telah disediakan."
https://www.bible.com/id/bible/306/MAT.10.40.TB
TIDAK ADA TUHAN DI LUAR ALLAH
Yesaya 45:6-7
45:6 supaya orang tahu s  dari terbitnya matahari sampai terbenamnya, t  bahwa tidak ada yang lain di luar Aku. u  Akulah TUHAN dan tidak ada yang lain, 45:7 yang menjadikan terang dan menciptakan gelap, v  yang menjadikan nasib mujur dan menciptakan nasib malang; w  Akulah TUHAN yang membuat semuanya ini.

Kamis, 06 Maret 2025

NASIB PARA APOSTOLOS

Sabtu, 01 Maret 2025

MENJAWAB SYUBHAT SURAT AL-MA'ARIJ AYAT 40

KEADAAN ORANG-ORANG KAFIR YANG MENDUSTAKAN RASULULLAH SAW. DI DUNIA DAN AKHIRAT

فَمَالِ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا قِبَلَكَ مُهْطِعِيْنَۙ

Maka mengapa orang-orang kafir itu datang bergegas ke hadapanmu (Muhammad), 36

عَنِ الْيَمِيْنِ وَعَنِ الشِّمَالِ عِزِيْنَ

dari kanan dan dari kiri dengan berkelompok-kelompok? 37

اَيَطْمَعُ كُلُّ امْرِئٍ مِّنْهُمْ اَنْ يُّدْخَلَ جَنَّةَ نَعِيْمٍۙ

Apakah setiap orang dari orang-orang kafir itu ingin masuk surga yang penuh kenikmatan? 38

كَلَّاۗ اِنَّا خَلَقْنٰهُمْ مِّمَّا يَعْلَمُوْنَ

Tidak mungkin! Sesungguhnya Kami menciptakan mereka dari apa yang mereka ketahui. 39

فَلَآ اُقْسِمُ بِرَبِّ الْمَشَارِقِ وَالْمَغٰرِبِ اِنَّا لَقٰدِرُوْنَۙ

Maka Aku bersumpah demi Tuhan yang mengatur tempat-tempat terbit dan terbenamnya (matahari, bulan dan bintang), sungguh, Kami pasti mampu, 40

عَلٰٓى اَنْ نُّبَدِّلَ خَيْرًا مِّنْهُمْۙ وَمَا نَحْنُ بِمَسْبُوْقِيْنَ

untuk mengganti (mereka) dengan kaum yang lebih baik dari mereka, dan Kami tidak dapat dikalahkan. 41

فَذَرْهُمْ يَخُوْضُوْا وَيَلْعَبُوْا حَتّٰى يُلٰقُوْا يَوْمَهُمُ الَّذِيْ يُوْعَدُوْنَۙ

Maka biarkanlah mereka tenggelam dan bermain-main (dalam kesesatan) sampai mereka menjumpai hari yang diancamkan kepada mereka, 42

يَوْمَ يَخْرُجُوْنَ مِنَ الْاَجْدَاثِ سِرَاعًا كَاَنَّهُمْ اِلٰى نُصُبٍ يُّوْفِضُوْنَۙ

(yaitu) pada hari ketika mereka keluar dari kubur dengan cepat seakan-akan mereka pergi dengan segera kepada berhala-berhala (sewaktu di dunia), 43

خَاشِعَةً اَبْصَارُهُمْ تَرْهَقُهُمْ ذِلَّةٌ ۗذٰلِكَ الْيَوْمُ الَّذِيْ كَانُوْا يُوْعَدُوْنَ

pandangan mereka tertunduk ke bawah diliputi kehinaan. Itulah hari yang diancamkan kepada mereka. 44

Sebab Turunnya Ayat (38)

Sebab turun ayat اَيَطْمَعُ كُلُّ امْرِئٍ مِّنْهُمْ اَنْ يُّدْخَلَ جَنَّةَ نَعِيْمٍۙ para mufassir berkata, "Orang-orang musyrik berkumpul di sekitar Nabi, mendengarkan ucapan beliau, tetapi mereka tidak bisa mengambil manfaatnya. Mereka justru mendustainya, mengejeknya dan berkata, "fika mereka masuk ke surga, Kami akan masuk ke surga sebelum mereka. Bagian kami di surga adalah lebih banyak daripada mereka",lalu Allah menurunkan ayat اَيَطْمَعُ كُلُّ امْرِئٍ مِّنْهُمْ اَنْ يُّدْخَلَ جَنَّةَ نَعِيْمٍۙ ini adalah bacaari jumhur ulama.

Tafsir dan Penjelasan

فَمَالِ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا قِبَلَكَ مُهْطِعِيْنَۙ

Maka mengapa orang-orang kafir itu datang bergegas ke hadapanmu (Muhammad), 36

عَنِ الْيَمِيْنِ وَعَنِ الشِّمَالِ عِزِيْنَ

dari kanan dan dari kiri dengan berkelompok-kelompok? 37

Bagaimana mereka, orang-orang kafir itu di sekelilingmu, wahai Nabi, mengapa mereka bergegas menuju kekufuran, pendustaan dan mengejekmu? Mereka, di samping kanan dan di samping kiri Nabi berkelompok-kelompok, terpecah-pecah, berlari dari Nabi, memisahkan diri darinya. Sebagaimana firman Allah SWT,

فَمَا لَهُمْ عَنِ التَّذْكِرَةِ مُعْرِضِيْنَۙ

Lalu mengapa mereka (orang-orang kafir) berpaling dari peringatan (Allah)? 49

كَاَنَّهُمْ حُمُرٌ مُّسْتَنْفِرَةٌۙ

seakan-akan mereka keledai liar yang lari terkejut, 50

فَرَّتْ مِنْ قَسْوَرَةٍۗ

lari dari singa. 51

Ada yang mengatakan مُهْطِعِيْنَۙ adalah memanjangkan leher mereka, lama melihatmu. Kemudian, Allah menghina dengan keras atas keinginan mereka terhadap surga, membuat mereka putus asa masuk surga, Allah SWT berfirman,

اَيَطْمَعُ كُلُّ امْرِئٍ مِّنْهُمْ اَنْ يُّدْخَلَ جَنَّةَ نَعِيْمٍۙ

Apakah setiap orang dari orang-orang kafir itu ingin masuk surga yang penuh kenikmatan? 38

Apakah mereka -orang-orang musyriksementara keadaan mereka mengufuri, mendustakan, dan lari dari Rasulullah serta menjauh dari kebenaran, berharap masuk surga (yang penuh) kenikmatan? Tidah justru tempat tinggal mereka adalah neraka Jahannam, sebagaimana firman Allah SWT

كَلَّاۗ اِنَّا خَلَقْنٰهُمْ مِّمَّا يَعْلَمُوْنَ

Tidak mungkin! Sesungguhnya Kami menciptakan mereka dari apa yang mereka ketahui. 39

Sekali-kali tidak, tidakada harapan mereka masuk surga. Kami menciptakan mereka dari air mani yang lemah, sebagaimana firman Allah, al-Mursalaat: 20

اَلَمْ نَخْلُقْكُّمْ مِّنْ مَّاۤءٍ مَّهِيْنٍۙ

Bukankah Kami menciptakan kamu dari air yang hina (mani),

Ini adalah ketetapan terjadinya hari Kiamat dan adzab terhadap mereka yang mengingkari kejadiannya dan menganggap aneh keberadaannya dengan dalil adanya penciptaan peftama atau permulaan yang mereka kenal. Pengulangan dalam menciptakan manusia adalah lebih mudah daripada awal membuatnya. Adapun kaiannya dengan Allah Sffi penciptaan pertama kali dan pengulangan penciptaan adalah sama. Karena mereka diciptakan dari sesuatu yang lemah, mereka adalah lemah dan tidak semestinya takabur.

"Ahmad,Ibnu Majah dan lbnu Sa'ad meriwayatkanbahwa Rasulullah saw. membaca ayat فَمَالِ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا قِبَلَكَ مُهْطِعِيْنَۙsampai كَلَّاۗ اِنَّا خَلَقْنٰهُمْ مِّمَّا يَعْلَمُوْنَ kemudian b eliau meludah di tehp ak tanganny a dan meletakkannya pada jari jemarinya dan bersabda, "Allah SWI berfirman, "Wahai anak Adam, bagaimana lamu bisa mengahhkanku, sementara Aku menciptakantnu dari barang seperti ini?, sampai ketika Aku meny empurnakan p enciptaanrnu, melurusl<anmu, lalu lamu berjalan di antara dua pos, bumi bagimu kokoh dipijah kamu mengumpulkan har ta, menahan untuk meny edelahlanny a. S amp ai ketilca nyawa di kerongkongan kamu katakan, 'Aku alan bersedelcah", bagaimana waktu sedekah selarangini?"
Kemudian, Allah mengingatkan mereka dengan kebinasaan jika mereka selalu dalam kekufuran, mengancam mereka untuk menciptakan makhluk lain sebagai ganti mereka supaya mereka beriman, Allah SWT berfirman,
فَلَآ اُقْسِمُ بِرَبِّ الْمَشَارِقِ وَالْمَغٰرِبِ اِنَّا لَقٰدِرُوْنَۙ

Maka Aku bersumpah demi Tuhan yang mengatur tempat-tempat terbit dan terbenamnya (matahari, bulan dan bintang), sungguh, Kami pasti mampu, 40

عَلٰٓى اَنْ نُّبَدِّلَ خَيْرًا مِّنْهُمْۙ وَمَا نَحْنُ بِمَسْبُوْقِيْنَ

untuk mengganti (mereka) dengan kaum yang lebih baik dari mereka, dan Kami tidak dapat dikalahkan. 41

Aku bersumpah dengan tempat terbit matahari, bulan, dan planet-planet juga tempat tenggelamnya di setiap hari dari hari-hari dalam setahun, bahwa Kami akan menciptakan makhluk yang lebih baik daripada mereka, lebih taat kepada Allah daripada orang yang sezaman mereka. Kami binasakan mereka dan tidak ada yang mengalahkan Kami. Kami tidak bisa dikalahkan iika Kami menghendaki hal itu. Kami melakukan apa yang Kami inginkan, tetapi keinginan dan kebijaksanaan Kami menghendaki Kami menangguhkan penyiksaan mereka. 

Ini dalil mengenai kesempurnaan kekuasaan Allah untuk mencipakan dan meniadakan dengan ditegaskan dengan sumpah dan bahwasanya tidak ada sesuatu pun dari yang mungkin, mampu mengalahkannya. Ini adalah penghinaan )xang keras pada mereka, peringatan atas kontradil<si ucapan mereka. Di mana mereka mengingkari kebangkian, kemudian berharap masuk surga. Mereka mengakui bahwa Allah Pencipta langit dan bumi dan menciptakan mereka dari barang yang mereka ketahui, kemudian mereka tidak mengimani bahwa Allah berkuasa menciptakan mereka lagi.

Kdmudian, Allah memerintahkan rasulNya agar berpaling dari mereka sampai hari kebangkitan sebagai penambah ancaman itu. Allah berfirman,

فَذَرْهُمْ يَخُوْضُوْا وَيَلْعَبُوْا حَتّٰى يُلٰقُوْا يَوْمَهُمُ الَّذِيْ يُوْعَدُوْنَۙ

Maka biarkanlah mereka tenggelam dan bermain-main (dalam kesesatan) sampai mereka menjumpai hari yang diancamkan kepada mereka, 42

biarkanlah mereka berbicara dalam kebatilan mereka, bermain-main di dunia merek4 membangkang dan mendustakan, mengufu ri dan mengingkari hari kebangkitan, sampai mereka menjumpai hari Kiamat dan kegentingan-kegentingan yang ada di dalamnya. Lalu, mereka mencicipi akibat kehancurannya. Mereka dibalas sesuai dengan apa,rang mereka kerjakan.

Di antara keadaan-keadaan mereka pada hari ini adalah,

يَوْمَ يَخْرُجُوْنَ مِنَ الْاَجْدَاثِ سِرَاعًا كَاَنَّهُمْ اِلٰى نُصُبٍ يُّوْفِضُوْنَۙ

(yaitu) pada hari ketika mereka keluar dari kubur dengan cepat seakan-akan mereka pergi dengan segera kepada berhala-berhala (sewaktu di dunia), 43

Ingatlah hari di mana mereka bangkit dari kubur karena seruan Tuhan Yang Maha Esa untuk menuju ke tempat hisab, sembari bergegas, berebutan, seperti mereka -dalam bergegas ke tempat itu- di dunia berlarilari atau bersegera menuju ke sesuatu yang ditancapkan, bendera atau panji. Yang dimaksud dengan nushub adalah segala sesuatu yang ditancapkan, lalu disembah sebagai sembahan selain Allah. Firman-Nya ) يُّوْفِضُوْنَۙ artinya bergegas dan berlomba-lomba menuju ke situ.

خَاشِعَةً اَبْصَارُهُمْ تَرْهَقُهُمْ ذِلَّةٌ ۗذٰلِكَ الْيَوْمُ الَّذِيْ كَانُوْا يُوْعَدُوْنَ

pandangan mereka tertunduk ke bawah diliputi kehinaan. Itulah hari yang diancamkan kepada mereka. 44

Pandangan-pandangan mereka hina dan hancur. Mereka ditutupi oleh kehinaan yang dahsyat karena kegentingan siksa yang menghadang mereka sebagai imbalan kesombongan mereka untuk taat di dunia. Itu adalah hari yang mencakup kegentingankegentingan yang besax, yaitu hari yang mana mereka diancam oleh Allah, diperingkatkan dengan keras. Mereka akan menemuinya. Mereka selalu mendustakannya. Seandainya mereka mengimaninya, mereka akan selamat dari siksa.

Hari Kiamat itu diungkapkan dengan bentuk madhi (masa lampau) karena apa yang dijanjikan oleh Allah akan datang dengan pasti.

Mufradaat Lu€hawffiah

قِبَلَكَ sekitarmu, arahmu. مُهْطِعِيْنَۙ bersegera, memandang lama sekali ke arahmu. عِزِيْنَ adalah kelompok-kelompok yang tersebar-seba[ berkelompok, jamak dari kata (عزة). Asalnya adalah (عزوة) dari kata العزو. Seakan-akan setiap kelompok merasa agung dan berafiliasi pada selain kelompok yang dibanggakan oleh yang lain. Kelompok itu mandiri dengan pendapat sendiri. Kata عِزِيْنَ adalah termasuk kata manqusft (huruf ketiganya/lam f il dibuang) yang boleh dijamakkan dengan wawu dan nun sebagai ganti dari kata yang dibuang, seperti kata عضين.

اَنْ يُّدْخَلَ جَنَّةَ نَعِيْمٍۙ sebagai bentuk pengingkaian pada ucapan mereka, "Kalau apa yang diucapkan oleh Muhammad benax, kami di surga pasti lebih utama daripada mereka sebagaimana keadaan di dunia." Kata كَلَّاۗ adalah sanggahan keras kepada mereka karena tamak pada surga.اِنَّا خَلَقْنٰهُمْ مِّمَّا يَعْلَمُوْنَ Kami menciptakan mereka dan orang-orang selain mereka dari tetesan air mani yang hina. Barangsiapa yang tidak menyempurnakan dirinya dengan iman dan ketaatan, tidak berakhlak dengan akhlak para malaikat, dia tidak berhak masuk surga.

فَلَآ اُقْسِمُ Aku bersumpah, sedang (لَآ) adalah zaidah (tambahan). بِرَبِّ الْمَشَارِقِ وَالْمَغٰرِبِ matahari, bulan dan semua planet-planet, عَلٰٓى اَنْ نُّبَدِّلَ خَيْرًا مِّنْهُمْۙ Kami membinasakan mereka lalu mendatangkan dengan makhluk yang lebih baik daripada mereka, atau Kami mendatangkan pengganti mereka. بِمَسْبُوْقِيْنَ lemah atau kalah. (فذرهم) tinggalkanlah mereka.

يَخُوْضُوْا mereka berbicara mengenai kebatilan mereka. وَيَلْعَبُوْا bermain-main di dunia mereka. حَتّٰى يُلٰقُوْا sampai mereka menjumpai. الَّذِيْ كَانُوْا يُوْعَدُوْنَ. apa yang mereka dijanjikan pada hari itu, yaitu siksa.

الْاَجْدَاثِ adalah kuburan-kuburan, jamak dari سراعا. جدث Bergegas ke padang mahsan jamak dari kata سريع. fata نُصُبٍ adalah jamak dari نصب. انصاب adalah segala sesuatu yang ditancapkan. Seperti bendera atau panji. Yang dimalsud di sini adalah apa yang ditancapkan untuk disembah. يُّوْفِضُوْنَۙ mereka bergegas. خَاشِعَةً hina, hancur. تَرْهَقُهُمْ mereka ditutupi. ذٰلِكَ الْيَوْمُ hari Kiamat. 

Balaaghah

Kalimat اَيَطْمَعُ كُلُّ امْرِئٍ aaatah istifhaam inkaari fbentuk peranyaan pengingkaran), untuk mencaci dan menghina dengan menyakitkan.  

كَلَّاۗ اِنَّا خَلَقْنٰهُمْ مِّمَّا يَعْلَمُوْنَ adalah kinayah d,ari air mani, dengan pengungkapan yang bersih dan peringatan yang bagus.

كَاَنَّهُمْ اِلٰى نُصُبٍ يُّوْفِضُوْنَۙ tarybih mursal muimal. Dalam tarybih ini ada pengejekan kepada mereka, sindirian kerendahan akal mereka dan pembodohan terhadap mereka karena beribadah kepada selain Allah.

Qlraa'aat 

نُصُبٍ Hafsh dan Ibnu Amir membaca نُصُبٍ sedang ulama lain membaca نَصْبٍ.

l'raab

فَمَالِ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا قِبَلَكَ مُهْطِعِيْنَۙ عَنِ الْيَمِيْنِ وَعَنِ الشِّمَالِ عِزِيْنَ. Kata مَا dalah posisi rafa' sebagai mubtada'. Khabarnya kata الَّذِيْنَ sedang kata كَفَرُوْا adalah shilah dari الَّذِيْنَ. Kata قِبَلَكَ adalah zharafmakaan, dalam posisi sebagai haal dari dhamir yang ada pada كَفَرُوْا atau dari rsim yang diTarkan.الَّذِيْنَ artinya orang-orang yang menuju ke arahmu. مُهْطِعِيْنَۙ adalah haalsetelah haal. Kata عِزِيْنَ adalah haal dari dhamir yang ada pada مُهْطِعِيْنَۙ atau pada kata الَّذِيْنَ.  
Kalimat عَنِ الْيَمِيْنِ وَعَنِ الشِّمَالِ termasuks/rrlah dari kata عِزِيْنَ. Kata عِزِيْنَ adalah bentuk jamak dari عزة. Aslinya adalah عزوة atau عزهة seperti سنة kemudian lamnya (huruf ketiga) dibuang dibuat dalam bentuk jamak dengan wawu dan nun sebagai ganti dari kata yang
dibuang seperti سنون.
 اِنَّا لَقٰدِرُوْنَۙ عَلٰٓى اَنْ نُّبَدِّلَ خَيْرًا مِّنْهُمْۙ وَمَا نَحْنُ بِمَسْبُوْقِيْنَkata عَلٰٓى dalam posisi nashab, berta' alluq dengan kata قٰدِرُوْنَۙ. Kalimat ونُّبَدِّلَ خَيْرًا مِّنْهُمْۙ, Taqdirnya نُّبَدِّلَ خَيْرً مِّنْهُمْۙ (Kami akan mengganti mereka dengan yang lebih baik dari mereka). Maf'ul yang pertama dibuang, iuga huruf jar pada maf'ul yang kedua.
يَوْمَ يَخْرُجُوْنَ مِنَ الْاَجْدَاثِ سِرَاعًا<aa يَوْمَ aa"Un badal dari firman-ltya يَوْمَهُمْۙ pada firmanNya: حَتّٰى يُلٰقُوْا يَوْمَهُمُ Artinya sampai mereka menjumpai hari di mana mereka dikeluarkan. Kata سِرَاعًا adalah haal dari wawu pada يَخْرُجُوْنَ.
Demikian juga firman-Nya كَاَنَّهُمْ اِلٰى نُصُبٍ يُّوْفِضُوْنَۙ. adalah haal dari dhamir يَخْرُجُوْنَ Kalimat خَاشِعَةً اَبْصَارُهُمْ adalah haal dari wawu pada kata يُّوْفِضُوْنَۙ demikian juga kalimat تَرْهَقُهُمْ ذِلَّةٌ 
ذٰلِكَ الْيَوْمُ الَّذِيْ كَانُوْا يُوْعَدُوْنَ Ta q d i rny aa dal a h ذٰلِكَ الْيَوْمُ الَّذِيْ كَانُوْا يُوْعَدُوْنَهُ. Maf'ul yang kembali pada isim maushul الَّذِيْ dibuang demi meringankan, sebagaimana firman-Nya وَاِذَا رَاَوْكَ اِنْ يَّتَّخِذُوْنَكَ اِلَّا هُزُوًاۗ اَهٰذَا الَّذِيْ بَعَثَ اللّٰهُ رَسُوْلًا"Inikah orang yang diutus oleh Allah sebagai rasul?" (al-Furqan: 41) Artinya بَعَثَهُ. Kata ذٰلِكَ adalah mubtuda'sedang kata sesudahnya adalah khabar.
Flqlh Kehldupan atau Hukum-Hukum

Ayat-ayat di atas menunjukkan hal-hal sebagai berikut

1. AllahSWTmengingkariorang-orangkafir di sekitar Nabi karena mereka bergegas menuju kekafiran dan mendustakan risalah Nabi serta mengejeknya. Bagaimana mereka bergegas menuju Nabi dan duduk di sekitarnya sementara mereka tidak mengamalkan perintahperintahnya? Mereka tampak di sisi kanan dan sisi kiri Nabi berkelompokkelompok, bergerombol terpencar. 

2. Kemudian Allah mengingkari mereka karena kontradiksi ucapan dan sikap mereka. Mereka mendustakan risalah Nabi saw., menghina para sahabatnya, mengingkari hari kebangkitan, kemudian berkata, "fika mereka masuk surga, kita akan masuk ke surga itu sebelum mereka. fika mereka diberi satu bagian dari surga, kita akan diberikan yang lebih banyak," Lalu Allah membalas mereka dengan firman-Nya, 

اَيَطْمَعُ كُلُّ امْرِئٍ مِّنْهُمْ اَنْ يُّدْخَلَ جَنَّةَ نَعِيْمٍۙ

Apakah setiap orang dari orang-orang kafir itu ingin masuk surga yang penuh kenikmatan? 38

Mereka mengingkari hari kebangkitan. Bagaimana mereka menginginkan masuk surga? 

3. Allah membuat mereka putus asa untuk masuk surga. Dia mengabarkan bahwa mereka tidak akan masuk ke dalamnya karena kesombongan mereka. Mereka mengetahui bahwa mereka diciptakan dari setetes air mani kemudian dari segumpal darah, kemudian dari segumpal daging sebagaimana Dia menciptakan jenis mereka yang lain. Mereka tidak pantas untuk sombong. Mereka tidak mempunyai keutamaan yang menyebabkan mereka berhak masuk surga. Surga bisa diraih dengan keimanan, amal saleh, dan rahmatAllah. Diriwayatkan bahwa Mutharraf bin Abdullah bin asy-Syakhir melihat AlMahlab bin Abi Shafrah bersikap sombong dengan memakai selendang dari sutra dan jubah dari sutra. Lalu Mutharraf berkata kepadanya, "Wahai hamba Allah, apa-apaan dengan gaya berjalan yang dimurkai Allah?" Lalu al-Mahlab berkata, 'Apakah kamu mengetahuiku? Al-Mahlab berkata, "Ya, mula-mula kamu adalah air mani yang rusah akhirnya kamu menjadi bangkai yang kotor. Di antara itu kamu membawa kotoran." Lalu, al-Mahlab pergi dan tidak berjalan dengan bergaya. 

4. Allah bersumpah untuk membuktikan hari kebangkitan dan menyanggah orang-orang musyrik yang mengingkarinya dengan tempat-tempat terbit maAhari dan tempattempat terbenamnya. Dia Mahaliuasa unhrk membinasakan mereka dan menghilangkan mereka lalu mendatangkan yang lebih baik dari mereka dalam keutamaan, ketaatan'dan kekayaan. Tidak ada yang tertinggal dari-Nya, tidak ada sesuatu yang mengalahkan-Nya jika Dia menghendaki. Pergantian ini tidak terjadi.Dia hanya mengancam kaum dengan hal itu supaya mereka beriman. 

5. Allah mengancam orang-orang musyrik dan mengancam mereka dengan siksa pada hari Kiamat, sembari memerintah Nabi-Nya agar membiarkan mereka tenggelam dalam kebatilan mereka, bermain dengan dunia mereka dalam bentuk ancaman. Hendaklah Nabi sibuk dengan apa yang diperintahkan untuknya, tidak perlu mempedulikan kemusyrikan mereka. Pada suatu hari, mereka akan menjumpai apa diianjikan kepada mereka. 

6. Allah menyifati keadaan orang-orang musyrik pada hari kebangkitan bahwa mereka ketika mendengar teriakan untuk menyambut Yang Memanggil, maka mereka segera keluar dari kubun sebagaimana mereka di dunia bergegas dan berlomba-lomba menuiu nushub, yakni segala sesuatu yang ditancapkan lalu diiadikan sembahan selain Allah. Allah juga menyifati mereka bahwa pandangan-pandangan mereka meniadi hina dan tertunduk. Mereka tidak mengangkatnya karena mereka menunggu siksa Allah. Mereka ditutupi kehinaan dan kenistaan. 

7. Sesungguhnya hari itu, yakni hari Kiamat yang di dalamnya orang-orang kafir mempunyai sifat seperti itu, adalah hari yang mana mereka telah diancam di dunia bahwa mereka mendapatkan siksa. Ancaman Allah pasti terjadi.

{ فمال الذين كفروا قبلك } نحوك { مهطعين } حال أي مديمي النظر
36. (Mengapakah orang-orang kami itu ke arahmu) menuju kepadamu (dengan bersegera) lafal muhthi`iina berkedudukan sebagai hal atau kata keterangan keadaan, yakni mereka selalu menatapkan pandangannya ke arahmu secara terus-menerus.
{ عن اليمين وعن الشمال } منك { عزين } حال أيضا أي جماعات حلقا حلقا يقولون استهزاء بالمؤمنين : لئن دخل هؤلاء الجنة لندخلنها قبلهم قال تعالى :
37. (Dari kanan dan dari kiri) dari sebelah kananmu dan sebelah kirimu (dengan berkelompok-kelompok) secara bergerombol dan membentuk lingkaran di sekitarmu. Mereka berbuat demikian seraya mengatakan dengan nada mengejek, "Sungguh jika mereka, yakni orang-orang yang beriman, masuk ke dalam surga, niscaya kami benar-benar akan masuk ke dalamnya sebelum mereka." Maka Allah berfirman:
{ أيطمع كل امرئ منهم أن يدخل جنة نعيم }
38. ("Adakah setiap orang dari orang-orang kafir itu ingin masuk ke dalam surga yang penuh dengan kenikmatan?")
{ كلا } ردع لهم عن طمعهم في الجنة { إنا خلقناهم } كغيرهم { مما يعلمون } من نطف فلا يطمع بذلك في الجنة وإنما يطمع فيها بالتقوى
39. (Sekali-kali tidak!) kalimat ini merupakan sanggahan terhadap mereka yang ingin masuk surga, padahal mereka kafir. (Sesungguhnya Kami ciptakan mereka) sama dengan selain mereka (dari apa yang mereka ketahui) yakni dari air mani; maka tidak cukup hanya dengan itu mereka mengharapkan surga, karena sesungguhnya surga itu hanya dapat diharapkan bagi orang-orang yang bertakwa.
{ فلا } لا زائدة { أقسم برب المشارق والمغارب } للشمس والقمر وسائر الكواكب { إنا لقادرون }
40. (Maka) huruf laa di sini adalah huruf zaidah (Aku bersumpah dengan nama Rabb yang memiliki arah timur dan arah barat) yang memiliki matahari, bulan dan bintang-bintang lainnya (sesungguhnya Kami benar-benar Maha Kuasa.)
{ على أن نبدل } نأتي بدلهم { خيرا منهم وما نحن بمسبوقين } بعاجزين عن ذلك
41. (Untuk mengganti) mereka (dengan kaum yang lebih baik dari mereka, dan sekali-kali Kami tidak dapat dikalahkan) tidak ada yang dapat mengalahkan Kami dalam hal ini.
{ فذرهم } اتركهم { يخوضوا } في باطلهم { ويلعبوا } في دنياهم { حتى يلاقوا } يلقوا { يومهم الذي يوعدون } فيه العذاب
42. (Maka biarkanlah mereka) tinggalkanlah mereka (tenggelam) dalam kebatilan (dan bermain-main) dalam keduniaan (sampai mereka menjumpai) menemui (hari yang diancamkan kepada mereka) yang pada hari itu ada azab bagi mereka.
{ يوم يخرجون من الأجداث } القبور { سراعا } إلى المحشر { كأنهم إلى نصب } وفي قراءة بضم الحرفين شيء منصوب كعلم أو راية { يوفضون } يسرعون
43. (Yaitu pada hari mereka keluar dari kubur) dari tempat-tempat mereka dikubur (dengan cepat) menuju ke padang Mahsyar tempat mereka dihimpunkan (seakan-akan mereka pergi kepada berhala-berhala) menurut suatu qiraat dibaca nushubin, artinya sesuatu yang dibangun untuk pertanda atau tugu, yang dimaksud adalah berhala-berhala (dengan cepatnya) mereka pergi dengan cepat seakan-akan pergi kepada berhala-berhala mereka.
{ خاشعة } ذليلة { أبصارهم ترهقهم } تغشاهم { ذلة ذلك اليوم الذي كانوا يوعدون } ذلك مبتدأ وما بعده الخبر ومعناه يوم القيامة
44. (Dalam keadaan hina) atau nista (pandangan mereka karena diliputi) diselimuti (oleh rasa hina. Itulah hari yang dahulunya diancamkan kepada mereka) lafal dzaalika menjadi mubtada, dan lafal-lafal sesudahnya berkedudukan menjadi khabarnya; makna yang dimaksud adalah hari kiamat.